Kamis, 06 Februari 2014

Bandung #14 : Lima Tahun Bersama Facebook

Facebook adalah salah satu situs jejaring sosial atau populernya disebut sosmed (aslinya sama aja -_-") yang diciptakan oleh Mark Zucherberg, seorang mahasiswa Harvard University. Sosmed yang dibuat agar orang-orang bisa mengenal satu sama lain ini sukses mengajak orang-orang di dunia untuk bergabung di situs ini. Eh, tapi disini saya nggak akan cerita gimana sejarah berdirinya Facebook atau kenapa Bang Mark buat Facebook itu. Itu sih urusan Bang Mark aja ya, iya nggak Bang? Bang, Bang, kok nggak dijawab? Ett, mulai kan ngaconya.

Awal mula saya mengenal sosmed ini sejak tahun 2009, tepatnya saat saya duduk di bangku kelas 2 SMA. Saya tahu dari teman saya, +Pratiwi Sukmawati yang sebelumnya sudah bergabung dengan Facebook. Karena saya anaknya penasaran dan punya akun di sosmed itu adalah salah satu identitas (untuk terlihat gahol dan keren) maka saya mendaftar juga di Facebook. Saat mendaftar, terdapat tulisan nama depan dan nama belakang. Saya tulis nama asli saya, Destiany untuk nama depan, dan Prawidyasari untuk nama belakang. Teringat akun saya di Friendster, dengan nama yang cukup alay, shikadheshynarakrenz. Tapi saya memutuskan dengan akun Facebook ini saya tidak ingin mengulang masa (akun) alay saya seperti di sosmed sebelumnya. Ternyata mudah sekali mendaftar disini. Setelah itu, saya mencoba untuk mencari teman-teman yang sudah terdaftar, dan orang pertama yang saya cari adalah ehem, gebetan saya waktu SMA. Saat saya mengetik nama aslinya, namanya muncul. Pikiran saya saat itu adalah di Facebook kita nggak bisa bikin akun dengan nama alay, meski sekarang sudah banyak bermunculan.

Sebagai anak yang up to date, up itu atas, to itu ke, date itu tanggal, jadi up to date adalah tanggal ke atas, eh bukan bukan bukan, maksudnya biar kelihatan "tahu kabar baru" lah, saya sering mengirimkan status (kadang tiap jam, bahkan tiap menit) dan mengunggah foto. Ya, setiap saya ke warnet untuk nyari referensi tugas, pasti kata yang saya tuliskan di Mozilla atau Internet Explorer (dulu masih belum kenal Google Chrome) adalah www.facebook.com. Habis itu baru buka yang bener-bener mau dicari, sehingga waktu efektif di warnet adalah 2 jam; 1,5 jam fesbukan, 25 menit nyari tugas, sisanya mindahin file hasil unduhan ke flashdisk. (Jangan ditiru ya :p).

By the way busway, sebelum saya membuat tulisan ini, saya membaca tulisan di blog Bang Feri yang judulnya Video Kilas Balik (A Look Back) 6 Tahun Bersama Facebook. Eh, baru tahu kalau Facebook udah 10 tahun eksis di dunia persosmed-an lho (bahasa apa ini? -_-"), dan untuk merayakan anniversary yang ke 10 ini, Facebook memberikan kepada para penggunanya A Look Back, sebuah video berdurasi sekitar 1 menit (lebih 2 detik) yang mengingatkan penggunanya sejak tahun berapa bergabung dengan sosmed ini dan menampilkan beberapa kiriman terdahulu, seperti kiriman yang paling disukai dan foto-foto yang telah dibagikan (source). Karena penasurun eh penasaran, saya coba klik https://facebook.com/lookback (sebelumnya udah login), dan waw, keren juga videonya. Saya malah lupa kalau pernah mengirimkan post atau mengunggah foto-foto seperti itu disana. Tapi, yang buat saya amat berkesan dengan video Kilas Balik itu adalah kiriman yang pernah saya post di Facebook. Saya pikir kok Facebook hebat banget, bisa memilih kiriman (status) saya yang keren-keren, hehe.
 




Bang Mark, kok tahu saya pernah ngirim status kayak gitu?

Well, nggak ada salahnya kan untuk flashback ke masa awal kita saat bergabung dengan Facebook, dan mengenang momen-momen yang kita buat kemudian dipublish lewat sosmed ini, dan seperti kata Bang Feri juga dalam blognya, sebelum Facebook menghilangkan aplikasi ini (kalau-kalau), saya langsung mengunduh dan mengunggah kembali lewat Youtube, dan share lagi lewat tulisan ini :D/.

6 komentar:

  1. Hehehe... ikutan posting juga. Mantap! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, iya bang, makasih tulisannya, menginspirasi :D

      Hapus
  2. Seru yah, saya juga sudah melihat dan apa yang terlihat (status, foto dll) malah menguatkan lagi kenangan itu. eh iyah, ngomongin frienster? haha jadi teringat nama akun saya juga alay sekali (malu ah disebut:D), sedang akun facebook juga sempat dan tapi akhirnya sadar pakai nama asli lagi *eh ini mah curcol, hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahaha, friendster itu masa lalu biarlah masa lalu *eh malah nyanyi*
      iya, tau aja ya bang Mark tentang post" yang pernah qt kirim ya :D

      Hapus
  3. tulisan nya bagus, tapi kalo boleh kasih saran kalo bisa lebih dirapiin font nya, terlalu rapat dan terlalu kecil dek :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, makasih bang :)
      wah iya ta? ntar aku coba edit lagi deh, hehe *ngubek" html template* :D

      Hapus