Kamis, 13 Februari 2014

Bandung #21 : E-KTP Kemana Aja Nih?




Pada tahu kan ya soal e-KTP? Itu lho Kartu Tanda Penduduk yang dibuat secara elektronik yang memuat data kependudukan yang dalam bentuk fisik dan penggunaannya berfungsi secara komputerisasi (source). Karena zaman sudah amat canggih, segalanya sudah serba elektronik, jadi mau nggak mau kartu penduduk juga harus modern juga, dalam bentuk elektronik. Sejak pertama kali peluncurannya tahun 2011, kegiatan merekam data pun mulai dilakukan di seluruh Indonesia. Namun bagi saya yang merantau jauh dari kota kelahiran karena harus menuntut ilmu, peluncuran e-KTP ini nggak begitu mempengaruhi saya. "Masa bodo," pikir saya saat itu. Soalnya saya berpikir KTP yang lama masa berlakunya masih lama, makanya nggak terlalu ngurusin, ntar aja kalau emang udah habis masanya baru bikin yang pake e-KTP. Hingga akhirnya pada September 2013, Rapat paripurna DPR menyepakati perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Salah satu poin penting yang ada dalam undang-undang itu adalah pemberlakukan e-KTP seumur hidup (source). Juga denger rumor bahwa setelah e-KTP resmi diberlakukan sebagai kartu identitas resmi dan yang lama tidak berlaku, membuat saya mau tak mau harus membuat KTP baru.
Sebenarnya sudah ada undangan untuk perekaman data KTP secara massal di RW saya, cuma waktunya nggak tepat banget. Waktunya berbarengan dengan waktu saya kuliah, dan nggak mungkin kan saya terbang ke Bandung pake baling-baling bambu cuma buat bikin e-KTP? Eh, emang ada baling-baling bambu beneran? Kan cuma ada di Doraemon ya? Hingga pada akhirnya saya harus menyusul untuk membuatnya saat saya pulang kampung ke Bandung.
Emang sih saat itu buatnya susah-susah hese eh maksudnya susah-susah gampang. Scan sidik jari, mata, dan harus foto untuk KTP-nya. Untungnya udah dandan, jadi keliatan cantik dikit lah, hehe. Cuma karena petugasnya kurang profesional, jadi kepala saya miring. Ya sudahlah, udah lewat 1 tahun lebih juga buatnya.
Kekecewaan saya disini adalah masa sampe sekarang itu KTP belum dibagi-bagikan juga. Mungkin bukan cuma saya yang bermasalah kayak gini. Tapi masa sampe sekarang yang bentar lagi mau Pemilu aja belum ada konfirmasi yang jelas dari kecamatan soal ini. Padahal masa berlaku KTP saya mau habis lho tahun ini (jadi curhat), jadi nanti saya buat perpanjangan KTPnya yang versi lama atau elektronik? Belum lagi kemarin saat mengurus Surat Keterangan untuk prasyarat beasiswa di RW harus melampirkan KK dan KTP. Sampe dikomentarin sama pihak RW kalau nomor identitasnya masih yang lama. Ya mau gimana tahu nomornya yang baru, wong e-KTP saya aja belum dapet -_-"
Jadi, kemana aja nih e-KTP kita? Dari 12 orang keluarga besar saya, yang baru nerima 1 orang aja, tante saya. Sebenernya nggak pengen nyalahin semuanya sama pemerintah. Tapi seenggaknya ada penjelasan sejelas-jelasnya mengenai ini sehingga nggak simpang siur kabarnya. Mana e-KTP ini juga ngaruh kan sama Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu tahun ini. Mudah-mudahan tahun ini beres ya? :(

Referensi :
Wikipedia
Satu Layanan
Okezone

Referensi gambar :
Wikipedia

0 komentar:

Posting Komentar