Jumat, 24 Januari 2014

Bandung #1 : Makan, Makan, dan Makan

Yatta, akhirnya kesampaian bisa pulang kampung ke Bandung juga. Bandung emang bukan kampung, melainkan kota. Tetapi karena sudah jadi istilah ya anggep aja gitu ya, hehe.. Ya sudah, disini saya nggak akan memperdebatkan tentang itu. Mumpung lagi liburan, saya jadi punya banyak waktu untuk menulis blog (di samping skripsi :3). Target saya, selama saya di Bandung, saya akan bercerita tentang aktivitas saya di blog, biar kelihatan up to date, hehe.. (jangan lupa skripsinya Des :v).

Hari pertama di Bandung saya habiskan waktu di rumah. Soalnya masih kecapekan sih, jadi nggak ada niat untuk jalan-jalan jauh. Hal yang paling saya kangenin dari rumah, salah satunya adalah masakan mama saya. Pokoknya nggak ada duanya deh. Kebetulan hari ini mama saya lagi menyiapkan kue dan jajanan basah lainnya untuk dikirim dan dijual di kantin di PLN Area Bandung. Sudah setahun ini orang tua saya rutin mengirimkan dagangan kesana, walau untungnya nggak besar-besar amat, tapi masih cukuplah untuk menambah pemasukan keluarga kami. Untung masih ada sisa kue, jadi sebagai sarapan pagi saya makan risoles buatan mama saya, oishii da yo~

Siangnya, saya diminta untuk mentransfer uang ke bank dan mengirim paket untuk nenek saya di Surabaya. Saya pergi dengan adek saya. Nggak butuh waktu lama, semuanya selesai. Saatnya makan siang. Saya dan adek makan di sebuah rumah makan yang menjual mie kocok. Kayaknya udah setahun lebih saya nggak makan jajanan yang satu ini, mie bercampur dengan toge dan kikil serta kuah kaldu, pokoknya mantep dah :).

Oya, gara-gara temen saya pernah upload foto Cappucino Cingcau yang sealer-nya gambarnya Doraemon, saya jadi kabita (artinya : kepengen) mau beli juga (aslinya cuma pengen sealer Doraemonnya doang). Jadi setelah makan mie kocok, langsung capcus minum CapCin alias Cappucino Cingcau-nya Mang Kacau. Kata adek saya, CapCin-nya Mang Kacau itu termasuk yang enak punya. Dikira enak, nggak tahunya emang enak, hahaha :D.
CapCin Mang Kacau
Malamnya, entah kenapa saya jadi kepengen banget ngemil Basreng alias Baso Ikan Goreng. Baso ikan yang dipotong berbentuk stik kemudian digoreng setelah itu ditiriskan dan diberi bumbu, lezatto maknyoso lah pokoknya :D. Kebetulan di jalan belakang rumah saya ada yang jualan, langsung capcus aja beli, nggak sampe setengah jam langsung habis, haha... Seharian penuh dengan makan dan makan :D
Baso ikan goreng

0 komentar:

Posting Komentar